Ini Caranya Memulai Bisnis Jasa Titip Supaya Pemasukan Kamu Meledak

Memulai bisnis jastip atau jasa titip beli saat ini memang menjadi salah satu pilihan bisnis yang menarik. Kamu hanya perlu membelikan barang yang dititip, dan mereka akan memberikan tip sebagai bayaran jasa.

Umumnya, barang yang paling laris diburu orang adalah skincare, kosmetik, tas, aksesori, pakaian, alat rumah tangga, hingga mainan anak.

Nah, buat kamu yang ingin memulai bisnis jastip, ada empat tips bisnis yang perlu kamu lakukan biar bisnis kamu lancar jaya. Apa saja itu? Yuk, simak!

1. Target pasar

Sebelum memulai bisnis jastip, kamu harus tau dulu siapa target pasarmu. Misalnya khusus untuk skincare, barang anak-anak atau barang branded.

Dengan begitu, dapat memudahkan kamu untuk promosi dan merangkul pelanggan.

2. Promosi

Promosi merupakan salah satu hal terpenting agar bisnis berjalan lancar. Umumnya para pebisnis jastip menggunakan Instagram untuk promosi dengan mengoptimalkan penggunaan hashtag.

3. Paham cara bisnis jastip

Untuk bisnis jasa titip beli ini, kamu juga harus tahu bagaimana sistem kerjanya. Apakah pembeli memberikan uang muka terlebih dahulu dan sisanya dibayar saat barang sudah datang atau kamu menalangi dulu.

Dalam bisnis ini, transparansi adalah faktor terpenting agar pelanggan tidak kecewa. Salah satunya dengan memberitahu harga asli barangnya dan berapa tarif jasanya.

4. Berikan layanan lebih

Supaya pembeli menjadi pelanggan setia, kamu harus memastikan kalau barang yang kamu beli itu berkualitas dan worth it dengan tarif jasa yang kamu tawarkan.

Lalu berapa omzet yang didapatkan dari bisnis jasa titip beli ini?

Kita ambil contoh pemilik akun jastip jastip_ikea, di mana ia khusus membuka jasa titip beli barang-barang produk IKEA.

Untuk fee-nya sendiri terbilang cukup murah, yaitu mulai Rp 2.000-Rp 35.000, tergantung dari harga barang yang dipesan. Semakin mahal harganya, maka fee-nya juga akan semakin besar.

Misalnya, dalam satu minggu kamu mendapatkan pesanan 50 barang dengan masing-masing fee Rp 20.000 per barang. Maka dalam satu minggu kamu akan memperoleh penghasilan sebesar Rp 1 juta.

Cara kerja @jastip_ikea ini juga sama dengan online shop lainnya. Tapi yang membedakan adalah jastip ini menalangi terlebih dahulu. Setelah barang sudah dibeli, baru pembeli melakukan pembayaran.

Namun, sistem seperti itu cukup berisiko karena yang ditakutkan adalah barang sudah dibeli tapi calon pembelinya cancel.

Karena itu, kamu bisa melakukan sistem kerja seperti jasa titip beli lainnya, yaitu dengan membayar full payment lewat bank transfer. Jika barang yang diinginkan pelanggannya sudah sold, maka uang akan dikembalikan.

Selain dapat menghasilkan omzet jutaan rupiah, bisnis jasa titip beli ini memiliki keuntungan lain lho, seperti:

  • Mendapatkan poin tambahan dari kartu kredit karena sering berbelanja.
  • Mendapatkan bonus barang, karena seringkali ada promo buy 1 get 1.
  • Berkesempatan mendapat undian liburan ke luar negeri gratis.

Nah, itu dia tips memulai bisnis jastip dan juga keuntungannya. Udah gak ragu lagi kan sekarang untuk menjalani bisnis yang satu ini?

Asyiknya Jastip, Bisa Jalan-jalan dan Belanja Gratis ke Luar Negeri

Dila, bukan nama sebenarnya, sudah sekitar tiga tahun menjalani usaha jasa titip alias Jastip. Dari usahanya itu, dia bisa jalan-jalan dan belanja gratis bahkan sampai ke luar negeri.

Perempuan asal Bandung, Jawa Barat itu mengatakan bahwa dalam menjalani usaha Jastip itu, dia kerap belanja gratis saat jalan-jalan ke luar negeri. Hal itu dia dapatkan dari keuntungan yang ditariknya dalam usaha Jastip.

“Misalnya lagi Liburan ke Singapura, Malaysia. atau Misalkan pas lagi nonton konser Coldplay di luar ya sekalian buka Jastip,” kata Dila kepada detikFinance, Jakarta.

Dila menjelaskan, usaha Jastip ini bisa sangat menguntungkan asalkan dijalani dengan rutin. Namun bagi Dila, usaha Jastip ini bukan sebagai mata pencaharian yang utama. Walau begitu, dia bisa belanja gratis di luar negeri, bahkan masih membawa sedikit keuntungan saat pulang ke rumah.

“Jadi misalnya jeleknya kalau saya berangkat, profitnya itu cuma buat jajan di sana, jadi saya belanja gratis nggak pake modal. Jadi pulang, nggak bawa profit dengan nominal besar, tapi minimal saya bisa jajan dibeliin orang,” cerita Dila.

Dia juga mengatakan, bahwa usaha Jastip yang dijalaninya banyak dalam bentuk ‘live shopping‘, maksudnya, saat dia belanja dan menemukan barang-barang unik dia langsung menawarkan ke pengguna jasa. 

Selain konsep ‘live shopping’, Dila juga menerima pesanan langsung dari pengguna jasanya. Tapi, untuk yang satu ini dia harus melakukan perhitungan dengan baik agar tak rugi.

“Minta tolong tergantung kuantitas, karena sekarang udah benar-benar perlu merasa dapat profit dari situ juga. Jadi benar-benar harus dipertimbangkan minimal harus nutup modal untuk berangkat,” jelasnya.

Tak jauh berbeda dengan Dila, Rina, yang juga bukan nama sebenarnya, juga kerap jalan-jalan ke luar negeri untuk usaha Jastip-nya. Bedanya, Rina pernah diminta untuk ke luar negeri karena permintaan khusus dari kerabatnya untuk membelikan barang. 

“Jadi saya pernah disuruh ke luar negeri untuk belanja barang, waktu itu ke Singapura kalau nggak salah. Nah itu saya jalan-jalan gratis sekalian, terus bisa belanja gratis juga di sana, asyiknya di situ” katanya.

Rina juga mengatakan, si pengguna Jastip tersebut awalnya memang tak memberikan modal untuk pergi ke Singapura tersebut. Namun, saat kembali dan membawa barang yang diinginkan pengguna jasa, semua modal yang dikeluarkan Rina untuk belanja, termasuk tiket pesawat tersebut diganti oleh pengguna jasa itu.

“Jadi saya berangkat terus belanja ke Singapura waktu itu awalnya pakai modal sendiri dulu. Awalnya agak ngeri juga takut nggak diganti, tapi karena ini kerabat lah istilahnya, dan saya kenal orangnya, akhirnya benar saja diganti semua pas pulang, termasuk tiket pesawat juga,” cerita Rina.

Layanan Jasa Titipan (Jastip) Peluang bisnis Bagi yang suka Travel

Saat ini, tidak aneh bila kita mendengar ada jasa penitipan membeli barang ke orang lain atau Jastip.

Kebanyakan tawaran layanan pembelian barang ini dapat kita ditemukan di jejaring sosial.

Agar layanan ini menjadi peluang bisnis atau bisnis, dan bisnis layanan tepercaya atau jastip komersial ini dapat menghasilkan uang yang layak.

Adanya layanan penyimpanan barang, orang yang ingin membeli atau yang membutuhkan barang tidak perlu pergi.

Bahkan pengguna layanan setoran dapat menyimpan barang dari luar negeri.

Pengguna layanan ini tidak perlu repot terjebak di jalan, mencari parkir, mereka bahkan tidak perlu pergi ke luar negeri.

• The Hartono bersaudara masih merupakan orang terkaya di Indonesia tahun 2019, Indonesia berada di peringkat ke 9 di Asia

Mereka hanya membuka jejaring sosial dan memesan barang yang ingin mereka beli melalui penyedia layanan jastip.

Penulis bisnis layanan penyimpanan barang dagangan ini adalah Dian Fath.

Wanita ini yang juga bekerja di salah satu perusahaan swasta di Jakarta membuka bisnis layanan penyimpanan untuk menambah penghasilannya.

Dian telah memulai bisnis layanan penyimpanan ini sejak 2018.

“Saya membuka pernak-pernik jastip untuk kebutuhan rumah, detailnya adalah barang-barang di toko Ikea,” kata Dian kepada .

Dian mengakui bahwa awalnya dia tidak sengaja memeluk bisnis ini.

Ide bisnis ini berasal dari hobinya bahwa ia suka membeli barang untuk rumah.

“Awalnya karena saya sering membeli kebutuhan rumah di Ikea, banyak teman dan keluarga yang meminta barang di sana,” kata Dian.

Dian berkata: “Masalahnya adalah kebanyakan dari mereka malas untuk pergi ke sana karena jauh dari rumah mereka, dan dari sana diyakini bahwa mereka membuka bisnis jastip.”

Dian mengaku mendapatkan manfaat yang menggiurkan dari bisnis ini.

Karena dia hanya punya satu modal untuk bertarung dengan bisnis ini.

Sebab, jarak antara rumah Anda dan Ikea di Tangerang Selatan cukup dekat.

“Itu tidak buruk, itu sangat menggoda (manfaatnya), karena modalnya hanya layanan jalan,” kata Dian.

Selain itu, kata Dian, jika ada banyak uang, manfaatnya ada di setiap item yang disetor.

“Misalnya, jika ada orang yang tidur lampu seharga Rp 150.000, saya biasanya memberi mereka tarif Rp 15.000-Rp. 20.000,” kata Dian.

• BUJT Berharap untuk Dana Segara Dibangan Talangan, LMAN: Terbatas oleh integritas dokumen

Jika ada lima orang bepergian satu arah dalam satu waktu, kata Dian, mereka bisa mendapat untung dari Rp. 100.000

Dian hanya memasarkan layanannya melalui akun Instagram dan WhatsApp Story.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!